Archives For Qualcomm

IMG_20160331_084515.jpg

Jika bicara mengenai teknologi smartphone terutama chipset, maka sangat pasti orang harus tahu mengenai Qualcomm. Kenapa saya dengan yakin ngomong harus tau? Karena Qualcomm lah produsen chipset mobile yang punya pangsa besar dan juga yang mempunyai patent beberapa teknologi mobile terkini. Paten 3G dan 4G, salah satunya milik Qualcomm. Bahkan di pasar LTE, Qualcomm di tahun 2015 menurut riset dari ABI Research, adalah penghasil chipset yang mempunyai pangsa pasar terbesar, sebanyak 65%. Luar biasa bukan? Ya iyalah. Jadi, kalau belum tahu, biar om kasih tau saja. Qualcomm bolehlah dikatakan rajanya otak smartphone, rajanya mobile tech.

Di tahun 2016 ini, Qualcomm mengenalkan chipset untuk pangsa pasar smartphone premium dengan label Snapdragon 820. Snapdragon seri 8, memang diposisikan untuk pasar premium. Teknologi terkini hasil riset Qualcomm banyak diimplementasikan di chipset premiumnya. Nah, di tahun 2015 kemarin, Qualcomm mengalami insiden dengan Snapdragon 810 nya. Setelah banyak kasus kinerja chipset dan mengakibatkan Samsung beralih ke chipset buatan sendiri, maka Qualcomm terlihat berbenah cukup masif dan keluarlah Snapdragon 820 ini. Snapdragon 820 ini, karena banyak kalangan menganggap bahwa perbaikan dari Snapdragon 810 cukup besar, sampai akhirnya Samsung kembali menggunakan chipset ini di keluaran produk premium terbarunya, Samsung Galaxy S7. Selain dipakai di sebagian produk Samsung Galaxy S7, Snapdragon 820 juga akan dipakai di produk premium besutan LG, yaitu LG G5.

Dari paparan tim Qualcomm di acara Qualcomm Snapdragon 820 Experience South East Asia Debut, tim Qualcomm banyak menginfokan bahwa Snapdragon 820 ini tidak hanya mengalami peningkatan di sisi CPU dan GPU, juga mengalami penambahan signifikan lainnya; Qualcomm menyematkan Hexagon 680DSP dan Spectra ISP, yang keduanya didisain untuk mengoptimalkan power management dan juga membuat tasking bisa dieksekusi dengan konsumsi energi yang rendah. Semuanya disinkronisasikan di sebuah scheduller bernama Symphony. Apa sih kerjanya Symphony? Kerjanya sih sebenarnya adalah memanajemeni semua proses tugas dan mengirimkan semua beban kerja ke core yang punya sistem pemrosesan paling cepat dan efisien. Intinya sih, scheduler ini jadi kayak polisi aja yang menjaga lalu lintas beban kerja, namun polisi yang canggih.

Snapdragon-820-Performance-1200x675

image from Forbes 

Nah, ketika pemrosesan tugas dan beban kerja telah efektif dan efisien, maka dibutuhkan juga koneksi ke jaringan internet yang nyaman, lancar, tak cegukan. Karena percuma juga pemrosesan tugas dan beban kerja sudah oke, tapi pas terkoneksi ke jaringan internet tersendat-sendat, ujungnya antrian tugas akan timbul juga. Nah, untuk mengatasi hal ini, Qualcomm di Snapdragon 820 mengintegrasikan Snapdragon X12 LTE yang mempunyai kemampuan koneksi up to 600 Mbps. Pun punya kemampuan untuk multi gigabit koneksi dengan standar 802.11ad WiFi. Ditanggung gak ada masalah deh. Nyaman. Demonya aja bikin decak kagum saya gak habis-habis. Intinya sih, kemampuan di Snapdragon X12 LTE ini mengoptimalkan kemampuan koneksi multi frekuensi yang sekarang banyak dipunyai oleh operator seluler.

Upgrade yang menurut saya cukup signfikan ini dikemas dalam sebuah produksi CPU bertajuk Kryo milik Qualcomm. Sebuah prosesor pertama yang custom 64 bit quad core yang diproses manufaktur secara advance 14nm FinFET LPP Process. Intinya sih, ini gak main-main lah perbaikannya dibandingkan dengan Snapdragon 810.

Di acara tersebut, ada beberapa demo yang menarik perhatian saya, salah satunya adalah demo implementasi Snapdragon 820 di Virtual Reality. Di demo tersebut, lag yang terjadi sangat rendah, kualitas pixel dan kuantitasnya patut dipujikan, motion trackingnya ciamik, Ujung-ujungnya apa? Gak ngerasain motion sickness. Selama ini, VR yang beredar di pasaran, banyak bikin motion sickness bagi penggunanya. Gak lucu kan, pengen keren-kerenan pakai VR tapi kelar pakai VR trus muntah. Yes, motion sickness yang terjadi bisa bikin muntah-muntah. Saya sih berpendapat bahwa dukungan Snapdragon 820 di teknologi VR semakin mengukuhkan tujuan Snapdragon 820 yang ingin menyajikan sebuah pengalaman terkoneksi secara mendalam dan intuitif. Pasti!

Hal lain yang menurut saya patut jadi perhatian adalah implementasi sisi security di Snapdragon 820 ini. Emang kenapa sih Cak? Wislah, pokoke ciamik. Jadi gini, di salah satu demo security-nya ada 2 hal. Pertama adalah mengenai Qualcomm Snapdragon Smart Protect dan yang kedua adalah Qualcomm Snadpragon Sense ID Fingerprint. Mari kita cek-cek yang pertama dulu. Jadi gini, di Smart Protect ini, Qualcomm mengimplementasikan sebuah fitur keamanan di level hardware. Ketika ada tindakan yang aneh-aneh di sisi smartphone, maka pengguna bisa melakukan penguncian dan smartphone tidak dapat dipakai sama sekali, bahkan proses rooting saja tidak bisa dilakukan. Ndak tembus. Warbiyasak! Yang kedua adalah Qualcomm Snapdragon Sense ID 3D Fingerprint. Kalau yang ini sih, Qualcomm mendemokan bahwa sensor yang terdapat di dalam teknologi ini dapat mendeteksi sidik jari yang bermasalah, seperti berkeringat, terkena lotion ataupun cairan lainnya.

qualcomm_snapdragon_820_smart_protect_infographic_website.jpg

 

Snapdragon Sense IC

P_20160331_103719.jpg

Beberapa demo lain cukup menarik. Di tulisan lain saya akan bagikan mengenai wawancara dengan salah satu petinggi Qualcomm. Untuk sekarang cukup ini dulu, takutnya kalau saya tulis lebih panjang, sayanya jadi pengen smartphone berprosesor Snapdragon 820. Ada yang mau menghibahkan ke saya? Ihik.